BERSYUKUR


Dalam perjalanan sukses yang terkadang melelahkan, kita sebaiknya berhenti sejenak untuk menarik napas panjang dan membuangnya perlahan-lahan. Kemudian lakukanlah senam ringan dengan menggerakkan badan ke kiri dan ke kanan dan duduklah sambil menikmati udara alam sekitar serta minum segelas air putih (relaksasi). Jangan lupa melihat sejenak ke belakang untuk menikmati setiap pencapaian dan tantangan yang sudah kita lewati. Langkah ini menjadi penting karena melalui momen ini kita dapat bersyukur kepada Tuhan atas segala kebaikan yang Ia berikan. Inilah kekuatan bagi jiwa kita untuk mengatasi kepenatan-kepenatan selama perjalanan.
Pandanglah segala kesulitan-kesulitan yang sudah kita lalui. Berkatalah pada kesulitan itu sendiri tersebut, ”Akhirnya aku melewatimu juga.” Hal ini penting karena melihat kesulitan-kesulitan yang pernah kita lalui dapat mendatangkan rasa syukur yang mendalam. Semakin besar kesulitan yang kita alami dan mampu kita atasi, semakin besar rasa syukur kita pada Tuhan. Tuhan memberi kesempatan kepada kita untuk mengalami tantangan semata-mata agar kita benar-benar tetap bersyukur atas kebaikan dan pertolongan-Nya.
Manusia memang cenderung lebih menghargai sesuatu yang lebih sulit didapat ketimbang sesuatu yang mudah. Misalnya, kita lebih mampu merasakan nikmatnya makanan setelah berpuasa. Bahkan seringkali kita tidak menikmati nikmatnya bernafas karena menganggapnya sesuatu yang mudah atau terjadi begitu saja tanpa disadari. Sangat berbeda jika kita sedang tenggelam, bernafas adalah sesuatu yang sangat mahal. Ini sejalan dengan pemikiran Thomas Paine yang mengatakan bahwa kita kurang menghargai sesuatu yang mudah kita peroleh dan hanya sesuatu yang bernilai tinggilah yang berharga, padahal Tuhan tahu bagaimana menghargai milik-milik-Nya.
Terkadang kita juga mendapati diri kita hanya berjalan di tempat, tidak mencapai kemajuan-kemajuan yang berarti, atau tidak meraih pencapaian-pencapaian yang lebih memuaskan. Dunia seakan-akan berhenti tanpa perkembangan yang berarti. Dalam situasi seperti ini, jangan pernah menyalahkan diri kita sendiri atau keadaan. Tuhan mungkin saja sedang membuat kita berhenti agar mampu menikmati sejenak hal-hal yang ada di sekitar kita, mengingat kembali perjalanan yang telah dilewati, dan bersyukur atas nikmat-Nya.

Saat yang menyenangkan, pujilah Tuhan
Saat yang sulit, carilah Tuhan
Saat yang teduh, sembahlah Tuhan
Saat yang menyakitkan, percayalah Tuhan
Setiap saat, bersyukurlah pada Tuhan

Bersyukur adalah kekuatan jiwa. Oleh karena itu bersyukurlah setiap saat. Semakin besar rasa syukur kita, semakin besar kekuatan kita untuk menghadapi hidup ini. Bersyukur akan menuntun kita menjadi lebih baik dan lebih rileks. Bersyukur membuat emosi stabil dan positif, bahkan akan membawa pengaruh yang baik bagi orang-orang di sekitar kita.
Jadi bagaimana agar kita mampu mengucap rasa syukur setiap saat? Pertama, pikirkan semua hal yang kita alami dan lalui serta milik kita, bukan hasil yang kita capai atau kita miliki, semuanya pemberian Tuhan. Cobalah untuk mengingat-ingat hal-hal yang telah Tuhan berikan, mulailah dari sesuatu yang paling sederhana, misalnya tubuh kita sendiri. Inilah anugerah Tuhan yang sempurna. Kedua, jangan membanding-bandingkan kondisi kita dengan orang lain. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan yang unik. Membanding-bandingkan justru akan memunculkan kekecewaan, rendah diri, dan kesombongan. Oleh karena itu berfokuslah pada kelebihan-kelebihan yang kita miliki. Sepintas manusia memang tampak sama, tetapi sesungguhnya berbeda-beda karena Tuhan mengaruniakan potensi yang berbeda-beda. Dan, Tuhan pun memiliki alasan atau misi khusus bagi setiap manusia sehingga kita menjadi makluk yang unik di hadapan-Nya. Ketiga, ambillah keputusan untuk mengampuni, mengampuni diri sendiri dan mengampuni orang yang bersalah pada kita. Jangan menuntut balas. Keempat, ingatlah bahwa Tuhan suatu saat akan mengembalikan nama baik dan reputasi kita dengan kebaikan-Nya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s