Hidup yang memberi dampak


Saya menyukai cerita ”matahati dan angin”. Suatu kali antara angin dan matahari terlibat dalam perdebatan yang sengit untuk membuktikan siapa yang paling kuat diantara mereka. Tak lama kemudian dibawa sana lewatlah seorang pria yang menggunakan jaket.
”Marilah kita lihat siapa yang lebih cepat melucuti jakat orang itu, dialah yang paling kuat, ”Kata angin. Matahari pun setuju dan membiarkan angin terlebih dulu melaksanakan. Setelah mengumpulkan semua kekuatannya, angin menerpa pria tersebut dengan tiupan yang super kuat. Jakat pria tersebut berkibar-kibar, tapi semakin kuat angin itu bertiup maka justru pria tersebut semakin kuat memegangnya. Ketika tiba giliran matahari, kemudian matahari secara perlahan dan pasti mulai menyinari pria tersebut. Perlahan pria tersebut mulai merasa kepanasan. Semakin panas matahari itu menyinari, pria tersebut mulai gerah, dan akhirnya ia tidak tahan dan membuka jaketnya.
Kita ibarat angin, sedangkan pejuang yang baik ibarat matahari, sebagai pejuang yang baik kita tidak boleh menggunakan kekuatan (kepemimpinan ala angin) tetapi kita harus menggunakan pengaruh atau dampak (kepemimpinan ala matahari). Cara terbaik untuk memberi pengaruh atau dampak kepada orang lain, adalah melalui keteladanan dan sistem mentoring.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s