Semua Hal Terjadi Karena ada Maksud baiknya.


Tersebutlah sebuah kisah tentang seorang raja yang memiliki seorang patih yang bijak. Patih bijak ini selalu mengikuti kemanapun raja pergi. dan kata -kata kesukaan adalah “semua hal terjadi karena ada maksud baiknya” Suatu kali sebelum pergi berburu, sang raja mengasah tombaknya dan tanpa sengaja ia melukai ibu jarinya sehingga putus. Sang raja sambil mengerang kesakitan bertanya pada patihnya tentang maksud kejadian ini. Sang patih kemudian berkata dengan tenang, “semua hal terjadi karena ada maksud baiknya.” Kali ini raja benar emosi dan marah kepada patihnya dan akhirnya ia menghukum sang patih dengan memasukkannya ke dalam penjara. Raja kemudian bertanya dengan sinis kepada sang patih,”Sekarang apa yang pikirkan, Patih?” Sang patih kembali menjawab,”semua hal terjadi karena ada maksud baiknya,” Akhirnya patih benar benar dimasukkan ke dalam penjara.

Sang Raja kemudian pergi berburu sendiri tanpa ditemani oleh sang patih. Biasanya ketika berburu dengan sang patih, hewan begitu mudah didapat, karena diam-diam sang patih meminta para pengawalnya untuk melepaskan hewan-hewan yang sudah dilukai kakinya disekitar hutan kerajaan. Kali ini raja kena batunya ia berburu sendirian dan sulit menemukan hewan buruan di hutan kerajaan. hari semakin sore ….ketika ia menemuka seekor kelinci untuk menjadi target buruan pertama hari itu. Merasa malu pulang tanpa mendapatan hasil hewan buruan, sang raja bernapsu mengejar kelinci tersebut, kelinci tersebut terlalu lincih dan hingga raja harus terus mengejar sehingga masuk ke dalam hutan yang jauh, dan tanpa disadarinya ia masuk ke daerah hutam yang dalam yang sialnya bukan merupakan wilayah kerajaannya. Dan wilayah ini dikuasi oleh suku Kanibal pemakan manusia. Ketika sibuk mengejar …sang raja pun tertangkap oleh raja suku kanibal. akhirnya sang raja dihapkan pada pesta makan malam yag meriah. sebelum dipanggang dan dimakan, kepala suku berkenan memeriksa terlebih dahulu kondisi calon santapannya dan ternyata ia membebaskan sang raja dari pesta makan malam dan tidak jadi di panggang. Kenapa? karena peraturan suku tersebut melarang memakan manusia yang memiliki cacat ditubuhnya. maka bebaslah sang raja
Sang raja kemudian teringat apa yang dikatakan oleh sang patuh,”semua hal yang terjadi karena ada maksud baiknya,” Ia kemudian merenung bahwa apa yang dikataka oleh sang patih ternyata semuanya benar. Dengan perasaan gembira ia kemudian ke istana dan langsung memerintah pengawalnya untuk membebaskan sang patih dari penjara dan membawanya menghadap sang raja. Setelah patih datang dengan perasaan gembira sang raja mengucapkan terima kasih kepada sang patih. Namun ada satu hal yang masih menjadi pertanyaan besar bagi sang raja, “Mengapa engkau berkata yag sama ketika dijebloskan kedalam penjara ?” Dengan tersenyum sang patih menjawab,” Pada saat itu saya belum tahu tetapi sekarang saya telah mendapatkan jawabannya. Jika hari itu saya ikut denga paduka raja berburu, pastilah saya yang akan menjadi santapan suku kanibal tersebut,”……mereka berdua tertawa mengingat kejadian tersebut …..

Inilah kenyataan hidup bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita pastilah memiliki tujuan dan selalu untuk kebaikan diri kita…..GBU

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s