Pianis Kaki


Liu Wei merupakan contoh dari orang yang tidak berpatokan bahwa memainkan piano harus dengan jari tangan. Pemuda asal china ini memainkan piano dengan mahir bukan dengan tangan melainkan dengan jari kakinya. Bukan karena iseng tetapi sejak kecil Liu Wei tidak memiliki tangan. Ketika berusia 10 Tahun ia suka main petak umpet seperti anak kecil lainnya. Suatu ketika tanpa ia sadari ia tersengat listrik yg kemudian membuat ia pingsan. Selama 45 hari ia berada dalam keadaan kritis. Untuk menyelamatkan nyawanya kedua tangannya harus diamputasi . Setelah melalui masa kritis bocah ini menjyadari bahwa kedua tangan nya telah hilang. liu Wei kecil begitu shock begitu juga kedua orang tuanya. Tetapi kemudian orang tuanya memberikan semangat kepadanya bahwa dapat melakukan segala sesuatu walaupun tanpa tangan. Liu wei menyadari bahwa ada 2 pilihan dalam hidupnya, pilihan pertama menyerah dan menyerahkan hidupnya pada keadaan atau yang kedua yaitu tetap hidup dan terus berjuang untuk memaksimalkan kakinya sebagi pengganti tangan.
Liu Wei tetap mempunyai cita cita menjadi musikus walaupun dengan keterbatasan, tidak ada alat musik yanb cocok dengan keberadaannya, kecuali ia mencocokkan dengan alat musik. Guru les pianonya nyaris menyerah melihat Liu Wei tidak punya tangan, bagaimana mungkin bermain piano tanpa tangan?….dengan kaki ?
Akan Tetapi Liu Wei tidak menyerah ia terus melatih bermain piano dengan kakinya, ia merasakan beratnya latinan bahkan seringkali kakinya lecet. Ia terus melatih kelenturan jari jari kakinya, selama bertahun tahun akhirnya ia benar benar bisa bermain piano.
Ketika ada kontes China’s Got Talent ia ikut mendaftar, dalam ajang tersebut ia memainkan piano dengan jari jari kakinya. Penampilan benar benar membuat seluruh orang yang hadir tercengah dan terkagum. Ia mendapatkan sanjungan dengan standing ovation dari seluruh penonton. Dan penampilan nya direkam di you tube dan menjadi salah satu tayangan hanb disukai banyak penonton. Sebuah inspirasi bagi kita bahwa tidak ada yang tidak mungkin, jika kita pikir bisa maka kita bisa, jangan menangisi semua kekurangan kita tetapi bangkitlah dengan apa yang kita miliki….tidak ada tangan, kakipun jadi…mungkin ini prinsip bagi Liu Wei.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s