KAKEK CUCU DAN KELEDAINYA


Suatu kali ada seorang Kakek yang menemani cucunya pergi ke kota bersama keledai kesayangan mereka. Dalam perjalanan mereka berpapasan dengan seseorang yg berkata, “Bodoh sekali!. Mengapa kalian biarkan keledai tanpa beban, naikanlah cucumu ke atasnya, bukankah itu lebih baik untuk meringankan perjalananmu.
Kemudian kakek itu menaikkan cucunya ke atas keledai sementara ia berjalan disampingnya. Seorang melintas dan berkata, “Lihatlah bocah egois itu telah membiarkan kakeknya berjalan kaki.  Bocah macam apa dia!.
Sang kakek mendengar dan menurunkan cucunya, kemudian kakek itu naik keledai sementara cucunya berjalan kaki. Seorang lewat dan berkata, “Lihat kakek tua yang tidak tahu diri, masa ia membiarkan cucunya berjalan kaki sementara ia enak-enakan naik keledai.
Mendengar itu Sang Kakek menarik cucunya ke atas keledai dan mereka berdua naik keledai bersama. Dalam beberapa menit ada orang yang berkata, “Betapa kejamnya mereka membuat keledai harus menanggung beban yang begitu berat!”.
Saat mendengar itu. kemudian Kakek dan cucunya menggendong keledai itu sampai ke kota. AYA AYA WAE!
 
Jadi apapun yang kita buat tidak akan pernah memuaskan semua orang; sekalipun kita telah berbuat sebaik mungkin, beberapa orang  akan mencari kesalahan. So setiap orang berhak berpendapat dan kita pun berhak mengabaikannya.

#RenunganPagi #KakekCucuDanKeledai

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s